Skip to Content

Tips Memilih Alat Terapi Nyeri TENS dan EMS

23 Sep 2022 — Administrator Serba Serbi Alat Kesehatan 5 menit baca

Tips Memilih Alat Terapi Nyeri TENS dan EMS

TENS dan EMS adalah dua teknik terapi fisik yang dapat membantu mengobati rasa sakit atau merangsang kontraksi otot. Keduanya kadang-kadang disebut alat terapi stimulasi listrik. Alat terapi TENS dan EMS ini memiliki teknik yang sama yaitu untuk menghilangkan rasa sakit menggunakan arus listrik. Namun, ada beberapa perbedaan di antara keduanya yang harus Anda pahami untuk memilih perawatan yang paling tepat. Alat ini merupakan cara perawatan yang bagus untuk memberikan pereda nyeri tanpa obat hanya dalam beberapa menit selama perawatan.

Nah, pada artikel kali ini kami akan berikan tips bagaimana cara memilih alat terapi nyeri TENS dan EMS yang bisa Anda gunakan dirumah.

Apa Itu TENS?

TENS atau Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation merupakan teknik perawatan yang bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit dengan menggunakan arus listrik. Alat TENS ini melibatkan pengiriman impuls listrik kecil bertegangan rendah ke saraf tertentu melalui bantalan elektroda yang ditempelkan pada kulit, saat unit dihidupkan elektroda mengirimkan sinyal listrik bertegangan rendah ke tubuh Anda.

Setiap sekali perawatan ini biasanya berlangsung sekitar 15 sampai 40 menit. Terapi ini tidak menyakitkan, tetapi Anda mungkin merasakan sedikit kesemutan, geli atau sensasi hangat saat elektroda bertemu dengan kulit Anda. Perlu di ketahui bahwa terapi TENS tidak bersifat kuratif. Perangkat ini hanya akan mengurangi rasa sakit sementara saat digunakan. Namun, itu tidak bisa digunakan untuk menyembuhkan luka.

Perangkat TENS dapat menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh berbagai kondisi, diantaranya radang sendi, fibromyalgia, sakit kepala dan migrain, nyeri persalinan, nyeri haid, nyeri saraf, cedera olahraga dan lain sebagainya.

Apa Itu EMS?

Stimulasi listrik adalah teknik yang bertujuan untuk merangsang otot dengan menggunakan arus listrik untuk mencapai hasil tertentu. Electrical Muscle Stimulation (EMS) melibatkan pengiriman impuls listrik kecil bertegangan rendah ke otot melalui bantalan elektroda yang ditempelkan pada kulit untuk menyebabkan otot berkontraksi. Kontraksi otot ini dapat memiliki dua tujuan yang berbeda: pertama, untuk meredakan peradangan, dan yang kedua, untuk memperkuat otot tanpa melibatkan sistem saraf, yang menghindari rasa sakit dan kelelahan.

Perbedaan utamanya antara TENS dan EMS yaitu, perangkat TENS merangsang saraf secara khusus untuk tujuan menghilangkan rasa sakit, sedangkan perangkat EMS dirancang untuk merangsang otot untuk tujuan memperkuat dan merehabilitasi.

Tips Memilih Alat Terapi Nyeri TENS dan EMS

Cara Kerja Perangkat TENS dan EMS

Perangkat TENS juga dikenal sebagai stimulator saraf terdiri dari generator impuls listrik yang terhubung ke elektroda yang ditempelkan pada kulit Anda. Perangkat tersebut bekerja dengan memberikan impuls listrik kecil untuk merangsang mekanisme yang menyebabkan rasa sakit. Perangkat TENS bekerja dengan tiga cara yang berbeda:

  • Memblokir transmisi sinyal rasa sakit ke otak.
  • Merangsang produksi endorfin (yang merupakan obat penghilang rasa sakit alami).
  • Meningkatkan sirkulasi darah.

Perangkat EMS bekerja dengan cara yang kurang lebih sama dengan TENS, terdiri dari generator impuls listrik yang terhubung ke elektroda langsung dirangsang ke otot. Otot berkontraksi dan berelaksasi berulang kali yang membantu meningkatkan sirkulasi darah. Perangkat TENS ini berfungsi dan bertujuan untuk:

  • Merileksasikan otot
  • Minimalkan peradangan apa pun
  • Mencegah atrofi otot
  • Mempercepat penyembuhan otot
  • Merangsang pertumbuhan otot

Baca artikel lainnya

Sebelum Anda membeli perangkat TENS atau EMS Anda dapat memilih perangkat terapi berdasarkan kebutuhan Anda saat ini.

1. Tingkat Intensitas

Saat Anda ingin mencari perangkat TENS, ada beberapa hal yang harus perhatikan diantaranya daya output dan tingkat intensitas. Daya output akan menentukan kekuatan impuls listrik yang akan digunakan perangkat TENS atau EMS untuk terapi. Impuls ini adalah dasar dari fungsionalitas perangkat. Sedangkan untuk tingkat intensitas ini bisa diatur sesuai kebutuhan untuk memberikan kenyamanan pada pengguna.

2. Portable

Untuk mendapatkan perangkat TENS atau EMS yang baik apakah perangkat tersebut bisa digunakan saat bepergian atau hanya dirumah. Dalam hal ini beberapa perangkat TENS atau EMS lebih diinginkan dengan perangkat yang praktis dan portable daripada yang lain. Perangkat dengan bertenaga baterai yang lebih kecil sering dirancang untuk digunakan saat bepergian, di tempat kerja, atau bahkan selama berolahraga. Beberapa perangkat mungkin dilengkapi dengan aksesori yang mempermudah penerapan terapi.

3. Pengaturan Waktu

Beberapa perangkat TENS memiliki timer atau pengaturan waktu sebagai fitur tambahan. Pengaturan waktu saat perawatan memungkinkan pengguna untuk mengatur waktu perawatan mereka dan mematikan perangkat secara otomatis saat perawatan selesai. Artinya, pengguna dapat bersantai selama perawatan tanpa mengkhawatirkan waktu. Pengatur waktu perawatan juga melindungi dari kemungkinan membiarkan unit TENS atau EMS menyala terlalu lama. Meskipun sebenarnya tidak ada batasan seberapa sering Anda dapat menggunakan TENS dengan aman.

4. Output Saluran

Satu hal yang dapat membedakan unit TENS yang lainnya adalah jumlah channel atau saluran keluaran yang ditawarkannya. Beberapa perangkat hanya akan menawarkan satu channel sementara yang lain mungkin menawarkan dual channel. Kebutuhannya sangat tergantung pada bagian tubuh mana yang ingin Anda gunakan perangkat TENS atau EMS. Misalnya, untuk bagian tubuh yang lebih kecil seperti pergelangan tangan, siku atau pergelangan kaki, mungkin hanya perlu menggunakan 2 bantalan elektroda kecil saja yang dapat dilakukan dengan dengan perangkat TENS satu channel. Namun, jika Anda ingin perangkat menutupi bagian tubuh yang lebih besar seperti punggung, lutut, atau bahu, secara umum, empat bantalan elektroda lebih baik.

5. Bantalan Elektroda

Nah tips yang terakhir, carilah perangkat TENS atau EMS dengan bantalan elektroda yang tahan lama dengan daya rekatnya yang baik, sebagian bantalan elektroda juga bisa digunakan berulang-ulang dan bisa dicuci.

...

Thumbnail label

  • link 1
  • link 1
  • link 1
  • link 1

Button Button

...

Thumbnail label

  • link 1
  • link 1
  • link 1
  • link 1

Button Button

...

Thumbnail label

  • link 1
  • link 1
  • link 1
  • link 1

Button Button

...

Thumbnail label

Modes

15

Intensity Levels

16

Battery

Rechargeable

Timer

15 Minute

Electrode Pads

2

Recommended for

Travel, Shoulder, Arms, Back, Neck, Waist, Legs

Button Button

Nah, itulah beberapa tips bagaimana cara memilih alat terapi nyeri TENS dan EMS yang bisa Anda gunakan dirumah atau saat bepergian. Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan budget untuk membeli perangkat ini. Apabila Anda masih kesulitan dalam memilih perangkat TENS atau EMS bisa langsung konsultasikan dengan dokter, terapis atau hubungi kami di dengan mengunjungi link Disini


Sumber Referensi>
https://www.omron-healthcare.com/eu/health-and-lifestyle/pain-management/managing-pain/transcutaneous-electrical-nerve-stimulation-tens-vs-electrical-muscle-stimulation-ems.html
https://www.healthline.com/health/tens-vs-ems